Menu
13 Jul 2026 · Yogi Ramlan · 17 kali dibaca

DOI (Digital Object Identifier): Identitas Digital Permanen untuk Artikel Ilmiah

DOI (Digital Object Identifier) adalah identitas digital permanen yang memudahkan pencarian, sitasi, dan akses artikel ilmiah secara konsisten meskipun alamat website berubah.

DOI (Digital Object Identifier): Identitas Digital Permanen untuk Artikel Ilmiah

Apa Itu DOI?

Digital Object Identifier (DOI) merupakan kode identitas digital unik yang diberikan kepada suatu karya ilmiah, seperti artikel jurnal, prosiding, buku, maupun dataset. DOI berfungsi sebagai pengenal permanen sehingga dokumen ilmiah dapat ditemukan meskipun alamat website tempat dokumen tersebut dipublikasikan mengalami perubahan. Sistem DOI dikelola secara internasional dan menjadi salah satu standar penting dalam publikasi ilmiah modern.

Mengapa DOI Penting?

Dalam dunia akademik, keberadaan DOI memberikan kemudahan bagi peneliti, mahasiswa, dan dosen untuk menemukan referensi secara cepat dan akurat. DOI juga meningkatkan kredibilitas sebuah artikel karena menjadi bukti bahwa publikasi tersebut telah terdaftar dalam sistem identifikasi internasional. Selain itu, penggunaan DOI mempermudah proses sitasi pada berbagai aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, maupun EndNote.

Manfaat DOI

  • Memberikan identitas digital permanen pada artikel ilmiah.
  • Mempermudah pencarian dan akses dokumen penelitian.
  • Meningkatkan kredibilitas jurnal dan artikel.
  • Mendukung proses sitasi secara otomatis.
  • Terintegrasi dengan Crossref dan berbagai indeks ilmiah.
  • Meningkatkan visibilitas penelitian di tingkat internasional.

Bagaimana Cara Kerja DOI?

  1. Artikel diterbitkan oleh jurnal.
  2. Penerbit mendaftarkan metadata artikel ke lembaga registrasi DOI.
  3. DOI unik diberikan kepada artikel.
  4. Metadata disimpan dalam basis data internasional.
  5. Pengguna dapat mengakses artikel menggunakan DOI kapan saja.

Hubungan DOI dengan OJS

Open Journal Systems (OJS) mendukung integrasi DOI melalui plugin khusus. Editor jurnal dapat menghasilkan dan mengelola DOI secara otomatis sehingga setiap artikel yang diterbitkan memiliki identitas digital permanen. Integrasi ini juga memudahkan sinkronisasi metadata dengan Crossref sehingga artikel lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari akademik.

Kesimpulan

DOI merupakan komponen penting dalam ekosistem publikasi ilmiah karena memberikan identitas digital yang bersifat permanen. Dengan adanya DOI, artikel menjadi lebih mudah ditemukan, disitasi, dan dipercaya oleh komunitas akademik. Oleh karena itu, penggunaan DOI telah menjadi standar dalam pengelolaan jurnal ilmiah profesional.

Pencarian
Butuh Bantuan OJS?

Konsultasikan kebutuhan jurnal institusi Anda bersama tim ahli kami secara gratis.

Konsultasi Sekarang
Chat WhatsApp